Ribuan pengungsi terdampak Tsunami Selat Sunda memadati Posko pengungsian Lapangan Tenis Indoor Kalianda, Lampung Selatan, Jumat (28/12). Sebanyak 2.514 warga Pulau Sebesi berada di posko sejak 22 Desember. (Herman Zakharia)
BACA JUGA
"Rencananya saya berikan nama Tsunami, karena bertepatan saya mengungsi di kantor gubernur akibat tsunami," ujar Susan saat diwawancarai Antara di Rumah Sakit Bersalin Santa Anna di Bandarlampung, Sabtu 5 Januari 2019.
"Ya walaupun agak aneh, tetapi bisa menjadi kenangan bagi keluarga," ia menambahkan seperti dikutip dari Antara.
Susan tinggal di pengungsian sejak 24 Desember 2018, hari kedua setelah tsunami Selat Sunda melanda wilayah pesisir Provinsi Banten dan Lampung.
Ia melahirkan bayi laki-laki sehat dengan berat 3,5 kilogram dengan operasi sesar di Rumah Sakit Bersalin Santa Anna Bandarlampung pada Sabtu.
Petugas membawa Susan yang juga korban tsunami ini ke rumah sakit bersalin agar segera mendapat pertolongan medis setelah dia mengeluh sakit pada pagi hari.
"Alhamdulillah bayi yang dilahirkan oleh Susan dalam keadaan sehat. Hanya saja harus melalui operasi sesar," kata Kepala Bidang Lindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Provinsi Lampung, Maria Tamtina.
Beri Perlengkapan Bayi
- Robot Luar Angkasa NASA Berhasil Masuk Ke Orbit Asteroid Kuno
- Intip Kepribadian Seseorang Dari Caranya Menggenggam Ponsel
- 5 Gim Mobile Paling Seru Untuk Menemai Libur Akhir Tahun
"Rencananya saya berikan nama Tsunami, karena bertepatan saya mengungsi di kantor gubernur akibat tsunami," ujar Susan saat diwawancarai Antara di Rumah Sakit Bersalin Santa Anna di Bandarlampung, Sabtu 5 Januari 2019.
"Ya walaupun agak aneh, tetapi bisa menjadi kenangan bagi keluarga," ia menambahkan seperti dikutip dari Antara.
Susan tinggal di pengungsian sejak 24 Desember 2018, hari kedua setelah tsunami Selat Sunda melanda wilayah pesisir Provinsi Banten dan Lampung.
Ia melahirkan bayi laki-laki sehat dengan berat 3,5 kilogram dengan operasi sesar di Rumah Sakit Bersalin Santa Anna Bandarlampung pada Sabtu.
Petugas membawa Susan yang juga korban tsunami ini ke rumah sakit bersalin agar segera mendapat pertolongan medis setelah dia mengeluh sakit pada pagi hari.
"Alhamdulillah bayi yang dilahirkan oleh Susan dalam keadaan sehat. Hanya saja harus melalui operasi sesar," kata Kepala Bidang Lindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Provinsi Lampung, Maria Tamtina.
Anggota Batalyon Infanteri 315/Garudadi TNI AD melakukan penyisiran korban tsunami di kawasan Tanjung Lesung Beach Club, Pandeglang, Banten, selasa (25/12). Penyisiran dilakukan disekitar bangunan yang roboh. (Arie Basuki)
"Semoga anak yang dilahirkan menjadi anak yang soleh, taat dan patuh kepada kedua orangtua, serta bisa membawa nama baik negeri," katanya.
Maria menjelaskan Susan dan suaminya mengungsi sejak 24 Desember 2018 dan sampai saat ini masih terdata sebagai pengungsi di kantor Gubernur Lampung.
Pin BB : E3876151
WhatsApp : +6281231809745
LINE : juraganqq_official
IG : juraganqq_official
DAFTAR AKUN : http://juraganqq.org/Register.aspx?lang=id




No comments:
Post a Comment