Saturday, January 5, 2019

Kisah Warga di Lampung yang Namakan Bayinya Tsunami

Ribuan pengungsi terdampak Tsunami Selat Sunda memadati Posko pengungsian Lapangan Tenis Indoor Kalianda, Lampung Selatan, Jumat (28/12). Sebanyak 2.514 warga Pulau Sebesi berada di posko sejak 22 Desember. (Herman Zakharia)

Juraganqq, Jakarta - Susan (28) dan suaminya Zainal (31), warga korban tsunami Selat Sunda yang mengungsi di Kantor Gubernur Lampung, berencana menamakan bayi mereka Tsunami.


BACA JUGA



"Rencananya saya berikan nama Tsunami, karena bertepatan saya mengungsi di kantor gubernur akibat tsunami," ujar Susan saat diwawancarai Antara di Rumah Sakit Bersalin Santa Anna di Bandarlampung, Sabtu 5 Januari 2019.

"Ya walaupun agak aneh, tetapi bisa menjadi kenangan bagi keluarga," ia menambahkan seperti dikutip dari Antara.

Susan tinggal di pengungsian sejak 24 Desember 2018, hari kedua setelah tsunami Selat Sunda melanda wilayah pesisir Provinsi Banten dan Lampung.

Ia melahirkan bayi laki-laki sehat dengan berat 3,5 kilogram dengan operasi sesar di Rumah Sakit Bersalin Santa Anna Bandarlampung pada Sabtu.

Petugas membawa Susan yang juga korban tsunami ini ke rumah sakit bersalin agar segera mendapat pertolongan medis setelah dia mengeluh sakit pada pagi hari.

"Alhamdulillah bayi yang dilahirkan oleh Susan dalam keadaan sehat. Hanya saja harus melalui operasi sesar," kata Kepala Bidang Lindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Provinsi Lampung, Maria Tamtina.




Beri Perlengkapan Bayi

Anggota Batalyon Infanteri 315/Garudadi TNI AD melakukan penyisiran korban tsunami di kawasan Tanjung Lesung Beach Club, Pandeglang, Banten, selasa (25/12). Penyisiran dilakukan disekitar bangunan yang roboh. (Arie Basuki)

Dinas Sosial memberikan bantuan perlengkapan bayi seperti popok, handuk, selimut dan lainnya kepada Susan.

"Semoga anak yang dilahirkan menjadi anak yang soleh, taat dan patuh kepada kedua orangtua, serta bisa membawa nama baik negeri," katanya.

Maria menjelaskan Susan dan suaminya mengungsi sejak 24 Desember 2018 dan sampai saat ini masih terdata sebagai pengungsi di kantor Gubernur Lampung.




Pin BB : E3876151
WhatsApp : +6281231809745
LINE : juraganqq_official
IG : juraganqq_official

No comments:

Post a Comment

Badai Matahari Bisa Sebabkan Kerugian Materi hingga Rp 28 Ribu Triliun!

Badai Matahari 2012 (NASA ) Juraganqq , Jakarta - Bank Denmark, Saxo Bank, belum lama ini merilis prediksi 2019. Ada beberapa hal men...